Assalamu’alaikum wr.wb
Pada kali ini ane ingin share cara mengenable userdir pada webserver. Userdir ini berguna untuk meng-share direktori yang dimiliki oleh user tertentu yang dikelolanya. Misalnya seperti hosting saja. Pengguna hosting mengelola suatu direktori dengan sebuah user yang diberikan oleh provider hosting untuk mengelola websitenya. Jadi itu adalah gambarannya. Namun disini saya masih belum mendapat ilmu untuk penerapan userdir dalam hosting. Jadi saya hanya memberikan level dasarnya saja.
Web Userdir ini dapat diakses dengan mengetikkan www.domain.com/~namauser/ Itu adalah defaultnya. Untuk konfigurasinya seperti berikut ini.
1. Buat user beserta passwordnya. Nantinya user ini yang akan digunakan untuk mengakses web userdir.

2. Konfigurasi file /etc/httpd/conf.d/userdir.conf untuk mengenable fitur userdir

3. Secara default, fitur userdir dinonaktifkan, maka dari itu hapus comment dari option Userdir, dan ubah menjadi enable seperti gambar dibawah ini. Kemudian pada option Userdir public_html dibawahnya, hapus juga commentnya. Hal ini dilakukan untuk mengaktifkan request client yang mengakses userdir pada user tertentu dan diarahkan ke direktori public_html yang terdapat didalam direktori /home/user/

4. Setelah mengaktifkan userdir pada konfigurasi sebelumnya, selanjutnya adalah ubah konfigurasi untuk direktori /home/*/public_html. Pada AllowOverride ubah menjadi All dan Options menjadi None.

5. Restart service httpd agar konfigurasi yang baru diubah berjalan.

6. Buat direktori public_html pada user yang akan diaktifkan fitur userdir, kemudian ubah permission, kepemilikan, dan ubah selinux securitu context secara rekursif terhadap direktori /home/user/public_html.

mkdir /home/ali/public_html berguna untuk membuat direktori public_html pada /home/ali yang akan dugunakan sebagai direktori konten
Pada kali ini ane ingin share cara mengenable userdir pada webserver. Userdir ini berguna untuk meng-share direktori yang dimiliki oleh user tertentu yang dikelolanya. Misalnya seperti hosting saja. Pengguna hosting mengelola suatu direktori dengan sebuah user yang diberikan oleh provider hosting untuk mengelola websitenya. Jadi itu adalah gambarannya. Namun disini saya masih belum mendapat ilmu untuk penerapan userdir dalam hosting. Jadi saya hanya memberikan level dasarnya saja.
Web Userdir ini dapat diakses dengan mengetikkan www.domain.com/~namauser/ Itu adalah defaultnya. Untuk konfigurasinya seperti berikut ini.
1. Buat user beserta passwordnya. Nantinya user ini yang akan digunakan untuk mengakses web userdir.

2. Konfigurasi file /etc/httpd/conf.d/userdir.conf untuk mengenable fitur userdir
3. Secara default, fitur userdir dinonaktifkan, maka dari itu hapus comment dari option Userdir, dan ubah menjadi enable seperti gambar dibawah ini. Kemudian pada option Userdir public_html dibawahnya, hapus juga commentnya. Hal ini dilakukan untuk mengaktifkan request client yang mengakses userdir pada user tertentu dan diarahkan ke direktori public_html yang terdapat didalam direktori /home/user/

4. Setelah mengaktifkan userdir pada konfigurasi sebelumnya, selanjutnya adalah ubah konfigurasi untuk direktori /home/*/public_html. Pada AllowOverride ubah menjadi All dan Options menjadi None.

5. Restart service httpd agar konfigurasi yang baru diubah berjalan.
6. Buat direktori public_html pada user yang akan diaktifkan fitur userdir, kemudian ubah permission, kepemilikan, dan ubah selinux securitu context secara rekursif terhadap direktori /home/user/public_html.

mkdir /home/ali/public_html berguna untuk membuat direktori public_html pada /home/ali yang akan dugunakan sebagai direktori konten
chmod 711 /home/ali berguna untuk memberikan akses execute pada group ali dan other user. Jadi agar semua orang dapat melihat file yang merupakan konten dari userdir yang telah dieksekusi oleh httpd untuk ditampilkan menjadi konten web (hanya untuk direktori yang telah diberikan akses read terhadap other user).
chown ali:ali /home/ali/public_html berguna untuk mengubah kepemilikan direktori public_html menjadi milik user dan grup ali. Hal ini dilakukan karena pada saat pembuatan direktori public_html dalam shell root user. Jadi otomatis direktori yang telah dibuat adalah milik dari user dan grup yang membuatnya.
chmod 755 /home/ali/public_html berguna untuk memberikan akses read dan execute terhadap semua user. Direktori ini diberikan akses execute agar dapat di eksekusi service httpd untuk melayani request userdir.
chcon –R –t httpd_sys_content_t /home/ali/public_html berguna untuk mengubah selinux security context terhadap direktori /home/ali//public_html secra rekursif atau keseluruhan berikut isi didalamnya agar dapat diakses http sebagai direktori yang berisi konten website.
7. Buat file index.html didalam public_html sebagai konten web userdir

8. Isikan filenya sesuai keinginan masing masing.

9. Ubah permissions terhadap file yang telah dibuat tadi menjadi 655 agar other user atau semua user dapat melihat isi dari file ini.

10. Atur selinux Boolean agar mengizinkan httpd mengakses userdir

11. Buka www.domain.com/~user/ untuk membuka halaman userdir pada webserver anda.

Sekian Semoga Bermanfaat
chown ali:ali /home/ali/public_html berguna untuk mengubah kepemilikan direktori public_html menjadi milik user dan grup ali. Hal ini dilakukan karena pada saat pembuatan direktori public_html dalam shell root user. Jadi otomatis direktori yang telah dibuat adalah milik dari user dan grup yang membuatnya.
chmod 755 /home/ali/public_html berguna untuk memberikan akses read dan execute terhadap semua user. Direktori ini diberikan akses execute agar dapat di eksekusi service httpd untuk melayani request userdir.
chcon –R –t httpd_sys_content_t /home/ali/public_html berguna untuk mengubah selinux security context terhadap direktori /home/ali//public_html secra rekursif atau keseluruhan berikut isi didalamnya agar dapat diakses http sebagai direktori yang berisi konten website.
7. Buat file index.html didalam public_html sebagai konten web userdir
8. Isikan filenya sesuai keinginan masing masing.

9. Ubah permissions terhadap file yang telah dibuat tadi menjadi 655 agar other user atau semua user dapat melihat isi dari file ini.
10. Atur selinux Boolean agar mengizinkan httpd mengakses userdir
11. Buka www.domain.com/~user/ untuk membuka halaman userdir pada webserver anda.

Sekian Semoga Bermanfaat
loading...
Comments
Post a Comment